- PT Galaksi Yakusa Pers Layangkan Surat Keberatan Terbuka kepada UNIBA, Soroti Pembatalan Musicvers 2
- Mitra MBG di Jatim Cemas Kebijakan Baru, Khawatir Operasional Dapur dan Nasib Pekerja Terganggu
- Evaluasi MBG hingga Koperasi Merah Putih, Ini Sikap Cipayung Plus Jatim
- PRNU Lenteng Barat Luncurkan Program Kambing Bergilir, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga NU
- BRI Sumenep Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Fraud, Tegaskan Kebijakan Zero Tolerance
- HIMA 2026 Perkenalkan Logo Baru, Gaungkan Semangat Generasi Emas
- Grafiti Bernada Protes Ekonomi Muncul di Malang, Sentil Mahalanya Harga Kebutuhan
- Khidmat untuk Umat, Program Rumah Yatim Ansor Lenteng Dipuji Kemenag Sumenep
- Skandal MBG Menggelinding, LSM Bidik Ingatkan Tak Ada Pejabat yang Kebal Hukum
- LSM Bidik Minta Kejagung dan KPK Turun Tangan, Periksa Dugaan Jual Beli Titik MBG di Madura
Desak Reforma Agraria, GMNI Sumenep Ultimatum BPN 7x24 Jam

Sumenep – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumenep menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumenep, Kamis (25/9).
Aksi dipimpin langsung oleh Ketua DPC GMNI Sumenep, Roni Andrianto, yang menjadi orator utama. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa ketimpangan penguasaan tanah menjadi penghambat utama bagi terwujudnya kedaulatan pangan. “Banyak konflik agraria yang belum selesai, mulai dari sengketa lahan garam, alih fungsi lahan pertanian, hingga penerbitan sertifikat tanah di wilayah pesisir,” tegas Roni.
GMNI menyampaikan 12 tuntutan kepada BPN, di antaranya penyelesaian konflik agraria, redistribusi tanah yang transparan, penghentian konversi lahan pertanian produktif, evaluasi SHM di wilayah pesisir, hingga percepatan pembahasan Raperda Reforma Agraria.
Baca Lainnya :
- Kasus Kades Sapeken, PABPDSI Ingatkan Pentingnya Kepemimpinan yang Bijak0
- Pembinaan Bukan dengan Tangan Kasar, Akademisi Hukum Kritik Keras Aksi Kades Sapeken0
- Sound System Raib, H. Tohir Lapor Polisi: Hampir Setahun Tak Ada Progres0
- Toko Bangunan di Manding Sumenep Dilalap Sijago Merah, Warga Panik dan Berkerumun di Lokasi0
- Polda Jatim Selidiki Dugaan Pemalsuan SHM di Pantai Gersik Putih, Gapura, Sumenep0
Mereka memberi tenggat waktu 7x24 jam kepada BPN dan Pemkab Sumenep untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut. Jika tidak direspons, GMNI mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan massa lebih besar serta melaporkan BPN Sumenep ke Kementerian ATR/BPN. (Adm)










