- Bersama PAC PDI-P Guluk-Guluk, H. Abd Rahman Santuni Anak Yatim
- Ramadhan Peduli Warnai Kebersamaan Warga Pinggir Papas
- Peduli PKL di Bulan Ramadhan, Sulahuddin Salurkan Sembako dan Bukber Bersama PAC Lenteng
- GMNI Jawa Timur Minta Aparat Usut Tuntas Teror terhadap Aktivis Andrie Yunus
- Sentuhan Kepedulian PAC PDI-P Lenteng untuk Anak Yatim
- Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim Peringati Nuzulul Quran di Lenteng Barat
- Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim di Lenteng Barat, Sulahuddin: Pemuda Harus Terus Bergerak
- Turba PAC PDI Perjuangan Lenteng, salurkan Sembako Kepada Janda dan Ibu Rumah Tangga
- PAC PDIP Rubaru Hadirkan 2.500 Paket Sembako untuk Warga, Dukungan MH Said Abdullah Nyata
- Ribuan Paket Sembako Disalurkan PAC PDIP Guluk-guluk, Untuk Warga Kurang Mampu
Dari 4,5 Miliar Penerima MBG, Sebanyak 28 Ribu Dilaporkan Alami Keracunan

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan data terbaru terkait kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan tercatat sekitar 28 ribu orang.
Pernyataan itu disampaikan saat peresmian 1.079 SPPG milik Polri di Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Menurut Prabowo, angka tersebut berasal dari total sekitar 4,5 miliar porsi penerimaan manfaat program MBG. Secara persentase, jumlah penerima yang mengalami keracunan sangat kecil.
Baca Lainnya :
- Dipimpin Naghfir, Majelis Rotibul Haddad Sambung Sanad ke Ponpes Sukorejo0
- Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Menuai Sorotan Publik0
- Momentum HPN, Kepala DKPP Sumenep Tekankan Peran Pers0
- Momentum HPN, Direktur BPRS Sumenep Ungkap Pentingnya Peran Pers0
- HPN 2026, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Peran Strategis Pers0
“Kurang lebih sudah 28 ribu penerima manfaat yang mengalami gangguan, seperti sakit perut dan sebagainya. Itu dari sekitar 4,5 miliar penerimaan,” ujarnya.
Jika dihitung, angka keracunan berada di kisaran 0,006 persen dari total penerima. Artinya, sekitar 99,994 persen penerima tidak mengalami keracunan dan program berjalan dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.
Prabowo menilai secara statistik capaian tersebut tergolong baik. Namun ia tetap meminta jajaran pelaksana untuk terus melakukan perbaikan agar angka kasus bisa ditekan lebih rendah lagi.
Ia juga mengingatkan agar tidak bersikap sombong atas capaian tersebut dan tetap menjaga kualitas pelaksanaan program demi keselamatan masyarakat. (Adm)










