Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Menuai Sorotan Publik

By angkasatu 10 Feb 2026, 22:47:34 WIB Daerah
Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Menuai Sorotan Publik

SUMENEP – Proyek pembangunan gudang bawang merah milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep dengan nilai anggaran Rp1 miliar menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai proyek tersebut perlu dievaluasi dari sisi perencanaan dan efektivitas pemanfaatannya.

Gudang bawang merah tersebut dibangun di wilayah Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura. Namun di wilayah yang sama, sebelumnya telah terdapat fasilitas gudang bawang merah yang dinilai masih dapat dimanfaatkan.

Sekretaris Jenderal Lembaga BIDIK, Suhannan atau yang akrab disapa Sunan, mempertanyakan urgensi pembangunan gudang baru tersebut. Menurutnya, pembangunan fasilitas baru semestinya didasarkan pada kajian kebutuhan yang matang.

Baca Lainnya :

“Di Rubaru sudah ada gudang bawang merah. Idealnya, dilakukan kajian terlebih dahulu apakah memang dibutuhkan pembangunan gudang baru,” ujar Sunan.

Ia menilai, secara fisik gudang lama masih cukup layak dan berada di lokasi yang lebih strategis. Karena itu, pembangunan gudang tambahan dinilai perlu disertai penjelasan terbuka kepada publik.

“Jika memang gudang lama masih berfungsi, tentu publik perlu mengetahui alasan dibangunnya gudang baru,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, proyek gudang bawang merah tersebut dibangun di dua lokasi, yakni Desa Banasare dan Desa Bun Barat, Kecamatan Rubaru. Namun hingga saat ini, pemanfaatannya dinilai belum optimal.

“Kami melihat pemanfaatan gudang tersebut masih belum maksimal. Harapannya ke depan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” ungkap Sunan.

Ia menjelaskan, anggaran sebesar Rp1 miliar itu dialokasikan ke dua titik proyek, dengan masing-masing lokasi menyerap dana sekitar Rp500 juta.

Sunan menegaskan pihaknya akan terus memantau pemanfaatan fasilitas tersebut dan mendorong DKPP Sumenep untuk memastikan gudang yang dibangun dapat difungsikan sesuai peruntukannya.

“Kami berharap DKPP dapat memastikan fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi petani,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap pelaksanaan program pembangunan.

“Setiap penggunaan anggaran daerah sebaiknya disertai perencanaan dan evaluasi yang jelas agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Dt)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.