- GMNI Jatim : Pelemahan Rupiah Pertegas Pentingnya Kembali ke Jalan Berdikari Bung Karno
- Sempat Mengaku Tak Tahu, Pengelola SPPG Aeng Dake 2 Kini Sebut Keluhan Limbah Bohong
- Warga Pertanyakan Pengelolaan Limbah SPPG Al-Azhar Aeng Dake yang Menimbulkan Bau
- Merawat Api Perjuangan Sang Proklamator, Lenteng Bangun Sinergi Lintas Elemen
- Ketua PAC Lenteng : Semangat Pancasila Harus Hidup di Hati Milenial dan Gen Z
- Hari Lahir Pancasila, Direktur RSUD Sumenep Ajak Tenaga Kesehatan Perkuat Nilai Kemanusiaan
- Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa
- Ketua KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Aksi Nyata
- Mari Kita Buat MR Ball Lebih Megah
- Puluhan Kader Ansor Digembleng Jadi Penggerak Umat
BREAKING NEWS: Kades Pragaan Daya Sumenep Dikabarkan Ditangkap Kejari

SUMENEP - Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Sumenep, Madura. Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, dikabarkan telah diamankan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Kamis (23/4/2026).
Informasi awal mengenai penangkapan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Netra News. Dalam laporannya, disebutkan bahwa kepala desa tersebut diamankan oleh aparat kejaksaan terkait dugaan kasus hukum yang tengah ditangani.
Berdasarkan informasi yang beredar, penangkapan ini diduga berkaitan dengan kasus penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang sebelumnya telah naik ke tahap penyidikan oleh pihak Kejari Sumenep.
Baca Lainnya :
- Ratusan Tambak Udang di Sumenep Belum Berizin, DPRD Dorong Penertiban0
- PMII UNIBA Madura Tantang Disbudporapar Tindak Tegas News Year Party Tak Berizin0
- Kapal Pusling Kangayan Pindah Kepemilikan, Formaka Audiensi DKP2KB0
- Tolak Amir Laporkan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Gedungan0
Sejumlah sumber menyebutkan, proses pengamanan dilakukan secara cepat dan tertutup. Aparat penegak hukum juga dikabarkan masih melakukan pengembangan kasus untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejari Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi penangkapan maupun status hukum yang bersangkutan.
Kasus ini langsung menjadi perhatian publik, mengingat pengelolaan Dana Desa merupakan isu sensitif yang kerap menjadi fokus pengawasan aparat penegak hukum.
Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. (Adm)










