- Hari Lahir Pancasila, Direktur RSUD Sumenep Ajak Tenaga Kesehatan Perkuat Nilai Kemanusiaan
- Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa
- Ketua KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Aksi Nyata
- Mari Kita Buat MR Ball Lebih Megah
- Puluhan Kader Ansor Digembleng Jadi Penggerak Umat
- Minim Perhatian, Kelas Bocor Ganggu Aktivitas Belajar
- Polda Jatim Musnahkan 22,22 Kg Kokain Temuan Pesisir Sumenep
- Hendra Prayogi: Negara Salah Prioritas, Pendidikan Gratis Harus Didahulukan
- Hari Buruh, Direktur BPRS Bhakti Sumekar Dorong Kesejahteraan Pekerja
- GMNI Jatim di Hari Buruh, Tegas Lawan Sistem Kerja yang Memiskinkan
Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa

SUMENEP - Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai secara khusus oleh Didik Haryanto, pemilik Batik Tulis Canteng Koneng Sumenep. Melalui ucapan yang disampaikannya, ia mengajak masyarakat tidak hanya mengenang lahirnya dasar negara, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui pelestarian budaya bangsa.
Menurut Didik, batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman sebagaimana terkandung dalam nilai-nilai Pancasila. Beragam motif dan corak batik dari berbagai daerah menjadi simbol kekayaan budaya yang menyatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pancasila mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan menjaga persatuan. Batik juga menjadi bukti bahwa keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan bangsa,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Ketua KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Aksi Nyata0
- Mari Kita Buat MR Ball Lebih Megah0
- Puluhan Kader Ansor Digembleng Jadi Penggerak Umat0
- Minim Perhatian, Kelas Bocor Ganggu Aktivitas Belajar0
- Polda Jatim Musnahkan 22,22 Kg Kokain Temuan Pesisir Sumenep0
Pemilik Batik Tulis Canteng Koneng itu menilai, menjaga dan mengembangkan batik lokal merupakan bentuk nyata pengamalan nilai Pancasila, khususnya dalam upaya melestarikan identitas bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif.
Dalam momentum Hari Lahir Pancasila, Didik mengajak generasi muda untuk lebih mencintai produk budaya lokal. Menurutnya, penggunaan batik tidak hanya menjadi kebanggaan terhadap budaya Indonesia, tetapi juga bentuk dukungan terhadap para perajin yang terus menjaga warisan leluhur.
Ia berharap semangat Pancasila dapat terus hidup dalam kehidupan masyarakat, baik melalui sikap gotong royong, toleransi, maupun kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.
"Melestarikan batik berarti ikut menjaga jati diri bangsa. Dari budaya, kita belajar tentang persatuan, kerja keras, dan kecintaan terhadap Indonesia," pungkasnya.









