- Hari Lahir Pancasila, Direktur RSUD Sumenep Ajak Tenaga Kesehatan Perkuat Nilai Kemanusiaan
- Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa
- Ketua KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Aksi Nyata
- Mari Kita Buat MR Ball Lebih Megah
- Puluhan Kader Ansor Digembleng Jadi Penggerak Umat
- Minim Perhatian, Kelas Bocor Ganggu Aktivitas Belajar
- Polda Jatim Musnahkan 22,22 Kg Kokain Temuan Pesisir Sumenep
- Hendra Prayogi: Negara Salah Prioritas, Pendidikan Gratis Harus Didahulukan
- Hari Buruh, Direktur BPRS Bhakti Sumekar Dorong Kesejahteraan Pekerja
- GMNI Jatim di Hari Buruh, Tegas Lawan Sistem Kerja yang Memiskinkan
Hari Lahir Pancasila, Direktur RSUD Sumenep Ajak Tenaga Kesehatan Perkuat Nilai Kemanusiaan

Sumenep - Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pelayanan kesehatan. Direktur dr. Hj. Erliyati, M.Kes. menegaskan bahwa semangat Pancasila harus tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun.
Menurutnya, sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, memiliki keterkaitan erat dengan tugas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
"Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga bentuk pengabdian kepada sesama manusia. Setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik tanpa diskriminasi," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa0
- Ketua KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Aksi Nyata0
- Mari Kita Buat MR Ball Lebih Megah0
- Puluhan Kader Ansor Digembleng Jadi Penggerak Umat0
- Minim Perhatian, Kelas Bocor Ganggu Aktivitas Belajar0
Ia menjelaskan, nilai-nilai Pancasila juga menjadi pedoman bagi seluruh jajaran RSUD Sumenep dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi gotong royong, integritas, dan tanggung jawab. Hal tersebut sejalan dengan upaya rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Selain itu, Erliyati menilai semangat persatuan yang terkandung dalam sila ketiga menjadi kekuatan penting dalam membangun kolaborasi antar tenaga medis, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur pendukung rumah sakit.
"Keberhasilan pelayanan kesehatan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama dan semangat gotong royong sebagaimana nilai yang diajarkan Pancasila," katanya.
Pada momentum Hari Lahir Pancasila 2026 ini, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga kesehatan, saling menghormati, dan memperkuat solidaritas sosial.
"Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bertindak, kita dapat bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sehat, kuat, dan berkeadilan," pungkasnya.









