- BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Bijak Kelola THR Agar Tidak Habis Seketika
- Dies Natalis GMNI ke-72, Hairil Fajar: Perkuat Semangat Marhaenisme di Era Modern
- Kemenag Prediksi Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Hilal Belum Memenuhi Syarat
- Jelang Idul Fitri, Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Berbagi untuk Mahasiswa
- Bersama PAC PDI-P Guluk-Guluk, H. Abd Rahman Santuni Anak Yatim
- Ramadhan Peduli Warnai Kebersamaan Warga Pinggir Papas
- Peduli PKL di Bulan Ramadhan, Sulahuddin Salurkan Sembako dan Bukber Bersama PAC Lenteng
- GMNI Jawa Timur Minta Aparat Usut Tuntas Teror terhadap Aktivis Andrie Yunus
- Sentuhan Kepedulian PAC PDI-P Lenteng untuk Anak Yatim
- Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim Peringati Nuzulul Quran di Lenteng Barat
Ketua DPD KNPI Sumenep: Persatuan Pemuda Bukan Sekadar Kata, Tapi Gerak Nyata

Sumenep, 28 Oktober 2025 — Ketua DPD KNPI Sumenep, Khairul Umam, menyerukan agar momentum Hari Sumpah Pemuda tahun ini menjadi ajang refleksi dan aksi nyata bagi generasi muda untuk memperkuat kolaborasi lintas bidang.
Dalam pesannya, Khairul menegaskan bahwa persatuan di era sekarang bukan hanya soal kebangsaan, tetapi juga tentang sinergi lintas pemikiran, profesi, dan generasi. Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda perlu dimaknai ulang dalam tiga hal penting:
1. Sebagai sumpah untuk berkolaborasi, bukan berkompetisi tanpa arah.
Baca Lainnya :
- Semangat Pemuda Tercermin di Kain Batik Canteng Koneng0
- Ajang Kalijaga Arabic Fest 2025 Se-ASEAN, Muzakki Harumkan Puncak Darus Salam0
- Ada Elit Politik yang Jadi Beking Perkara Rokok Ilegal di Madura0
- HIMAKSI UNIBA Madura Gelar Stadium General, Tekankan Profesional Auditor Di Era Digital0
- Rumah Kebangsaan Jatim Tanamkan Nilai Nasionalisme Lewat Perkemahan Kader Bangsa 20250
2. Sebagai sumpah untuk bersinergi dalam memajukan daerah.
3. Sebagai sumpah untuk menjaga harmoni dan menghidupkan inovasi.
Khairul menilai, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam, melainkan oleh pemuda yang bersatu, berpikir maju, dan bertindak nyata.
“Gerak perubahan akan lahir dari pemuda yang berani bertanya, menggugat ketidakadilan, dan menawarkan solusi. Kritik bukan bentuk perlawanan, tetapi tanda kepedulian terhadap masa depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan,
“Jika pemuda bersatu dalam visi dan karya, maka setiap jengkal tanah akan tumbuh menjadi ladang peradaban.”
Di akhir pesannya, Khairul Umam mengajak seluruh pemuda menjadikan semangat persatuan bukan sekadar kata dalam sejarah, tetapi daya yang menggerakkan masa depan.
Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025.










