- Peringati Hari Kartini, dr. Erliyati Tekankan Pentingnya Peran Perempuan di Sektor Kesehatan
- MBG Diduga Basi Ditolak Sekolah, Korwil SPPG Sumenep Pilih Diam
- MBG Ditolak Sekolah, SDN Lebeng Barat II Khawatirkan Kesehatan Siswa
- Antara Fakta dan Sensasi, Racikan Narasi di Dapur MBG
- RSUD Sumenep Buka Rekrutmen Pegawai BLUD Non-ASN 2026, Gratis Tanpa Pungutan
- Cetak Generasi Tangguh, Sumenep Gelar Kejuaraan Armwrestling Pelajar
- Ketua DPD GMNI Jatim Soroti Prioritas, Pendidikan dan Kesehatan Gratis Didahulukan
- Hj. Toyyibah Tegaskan Komitmen Pelayanan Saat Pemberangkatan Umroh
- BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Bijak Kelola THR Agar Tidak Habis Seketika
- Dies Natalis GMNI ke-72, Hairil Fajar: Perkuat Semangat Marhaenisme di Era Modern
Peringati Hari Kartini, dr. Erliyati Tekankan Pentingnya Peran Perempuan di Sektor Kesehatan

Sumenep - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, semangat perjuangan emansipasi perempuan kembali digaungkan, termasuk dalam sektor kesehatan.
Momentum ini dimaknai sebagai pengingat pentingnya peran perempuan, baik sebagai tenaga kesehatan maupun sebagai penjaga kesehatan keluarga.
Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes., menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan dan anak.
Baca Lainnya :
- MBG Diduga Basi Ditolak Sekolah, Korwil SPPG Sumenep Pilih Diam0
- MBG Ditolak Sekolah, SDN Lebeng Barat II Khawatirkan Kesehatan Siswa0
- Antara Fakta dan Sensasi, Racikan Narasi di Dapur MBG0
- RSUD Sumenep Buka Rekrutmen Pegawai BLUD Non-ASN 2026, Gratis Tanpa Pungutan0
- Cetak Generasi Tangguh, Sumenep Gelar Kejuaraan Armwrestling Pelajar0
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga. “Perempuan adalah garda terdepan dalam memastikan gizi keluarga, kesehatan anak, hingga pola hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah tangga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini akses layanan kesehatan bagi perempuan semakin terbuka, mulai dari pemeriksaan kehamilan, deteksi dini penyakit, hingga edukasi kesehatan reproduksi.
Namun demikian, kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut masih perlu ditingkatkan.
Dalam momentum Hari Kartini ini, RSUD Sumenep terus mendorong program edukasi kesehatan bagi perempuan, termasuk pentingnya pemeriksaan rutin untuk mencegah penyakit seperti kanker serviks dan kanker payudara.
“Semangat Kartini bukan hanya tentang kesetaraan, tetapi juga tentang bagaimana perempuan mampu mandiri, sehat, dan berdaya dalam menjaga kualitas hidupnya,” tambah dr. Erliyati.
Peringatan Hari Kartini pun diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan perempuan sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa. (Adm)









