- DKPP Sumenep Dorong Konsumsi Pangan Lokal demi Gizi Masyarakat
- Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Sumenep Ingatkan Pentingnya Makan Sehat
- Aktivitas Galian C Dekat Asta Tinggi Tuai Sorotan Paguyuban Potra-Potre Madura: Kesakralan Rusak!
- GMNI Jatim Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Hak Politik Rakyat
- Retrebusi Pantai Slopeng Diduga Tak Sesuai Perda, Kepala Disbudporapar Angkat Bicara
- Ratusan Tambak Udang di Sumenep Belum Berizin, DPRD Dorong Penertiban
- Dana Insentif Guru Diduga Dipotong Oknum, DPRD Sumenep Minta Korban Segera Lapor
- Pesan Tahun Baru dr. Erliyati untuk Warga Sumenep: Jaga Kesehatan Sejak Dini
- PMII UNIBA Madura Tantang Disbudporapar Tindak Tegas News Year Party Tak Berizin
- Disdik Sumenep Tantang Sebut Oknum Jika Ada Pemotongan Insentif Guru
Ada Elit Politik yang Jadi Beking Perkara Rokok Ilegal di Madura

Oleh: GARI Madura
Fenomena maraknya rokok ilegal di Madura bukan lagi sekadar persoalan ekonomi bawah tanah, melainkan sudah menjelma menjadi masalah struktural yang melibatkan berbagai kepentingan besar. Di balik peredaran rokok tanpa pita cukai, tersimpan jejaring kuat yang diduga dilindungi oleh elit-elit politik tertentu.
GARI Madura menilai, sulit rasanya industri rokok ilegal bisa bertahan begitu lama dan meluas tanpa adanya “beking” dari pihak berpengaruh. Para pelaku lapangan hanyalah bagian kecil dari rantai besar yang diatur dengan rapi—sementara di atasnya ada tangan-tangan kekuasaan yang berfungsi sebagai pelindung, bahkan pengatur arus distribusi dan keamanan bisnis gelap tersebut.
Baca Lainnya :
- AMS Desak DPRD Perhatikan Gaji Guru dan Dosen, Tijanuz Zaman :Mereka Pilar Pendidikan Bangsa0
- Kalau Itu Anakmu Pasti Marah! : AMS Sentil DPRD Soal Tragedi Campak0
- Audiensi Sempat Tegang: AMS Usir Anggota DPRD Sumenep, Hanya Pimpinan yang Bertahan0
Indikasi keterlibatan elit politik semakin jelas ketika penegakan hukum berjalan tidak konsisten. Ada kasus yang tiba-tiba hilang, ada pelaku yang bebas begitu saja, sementara petani tembakau dan pekerja pabrik kecil terus menjadi kambing hitam. Situasi ini memperlihatkan bahwa hukum bisa tumpul ke atas dan tajam ke bawah—selama kepentingan politik ikut bermain di dalamnya.
GARI Madura mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah pusat untuk membuka tabir keterlibatan elit politik di balik bisnis rokok ilegal. Jangan biarkan Madura menjadi ladang permainan segelintir orang yang mencari untung dari pelanggaran hukum dan penderitaan rakyat kecil.
Sudah saatnya pemerintah serius menertibkan bukan hanya pelaku lapangan, tetapi juga aktor intelektual di balik semua ini. Jika negara ingin memberantas rokok ilegal secara tuntas, maka keberanian untuk menyentuh kalangan elit yang selama ini menjadi “beking” adalah langkah pertama yang tidak bisa ditawar.
GARI Madura
(Gerakan Anti Rokok Ilegal Madura)
“Berantas rokok ilegal dengan keberanian dan keadilan!”





.png)




