- PT Galaksi Yakusa Pers Layangkan Surat Keberatan Terbuka kepada UNIBA, Soroti Pembatalan Musicvers 2
- Mitra MBG di Jatim Cemas Kebijakan Baru, Khawatir Operasional Dapur dan Nasib Pekerja Terganggu
- Evaluasi MBG hingga Koperasi Merah Putih, Ini Sikap Cipayung Plus Jatim
- PRNU Lenteng Barat Luncurkan Program Kambing Bergilir, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga NU
- BRI Sumenep Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Fraud, Tegaskan Kebijakan Zero Tolerance
- HIMA 2026 Perkenalkan Logo Baru, Gaungkan Semangat Generasi Emas
- Grafiti Bernada Protes Ekonomi Muncul di Malang, Sentil Mahalanya Harga Kebutuhan
- Khidmat untuk Umat, Program Rumah Yatim Ansor Lenteng Dipuji Kemenag Sumenep
- Skandal MBG Menggelinding, LSM Bidik Ingatkan Tak Ada Pejabat yang Kebal Hukum
- LSM Bidik Minta Kejagung dan KPK Turun Tangan, Periksa Dugaan Jual Beli Titik MBG di Madura
AMS Desak DPRD Perhatikan Gaji Guru dan Dosen, Tijanuz Zaman :Mereka Pilar Pendidikan Bangsa

Keterangan Gambar : AMS menggelar audiensi dengan Pimpinan DPRD Sumenep dan ketiga Wakilnya
Sumenep, angkasatunews.com – Aliansi Masyarakat Sumenep (AMS) dalam audiensi dengan DPRD Sumenep, Selasa (02/09/2025), menegaskan tuntutan peningkatan gaji dan tunjangan guru serta dosen.
Salah satu perwakilan AMS, Tinanuz Zaman, menyebut bahwa guru dan dosen merupakan pilar pendidikan bangsa, namun kesejahteraannya masih jauh dari layak.
Menurutnya, banyak guru honorer yang masih digaji di bawah UMK, sementara dosen dituntut meningkatkan kualifikasi akademis tanpa kompensasi yang memadai.
Baca Lainnya :
- Kalau Itu Anakmu Pasti Marah! : AMS Sentil DPRD Soal Tragedi Campak0
- Audiensi Sempat Tegang: AMS Usir Anggota DPRD Sumenep, Hanya Pimpinan yang Bertahan0
- AMS Layangkan 5 Tuntutan ke DPRD Sumenep, Ini Rinciannya0
“Meningkatkan gaji guru dan dosen bukan hanya soal keadilan, tetapi juga investasi bagi masa depan bangsa. Jika mereka sejahtera, kualitas pendidikan akan semakin baik,” tegas Tinanuz.
Dalam forum tersebut, AMS mendesak DPRD agar menyuarakan aspirasi ini hingga ke tingkat pusat. Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti hasil audiensi sebagai bentuk komitmen memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Sebagai tindak lanjut, DPRD Kabupaten Sumenep dan AMS menyepakati pakta integritas yang ditandatangani langsung oleh Koordinator Umum Aksi, Koordinator Lapangan Aksi, Ketua DPRD Sumenep, sertapimpinan DPRD dan tiga wakilnya.
Kesepakatan ini menjadi jaminan moral dan politik bahwa aspirasi AMS akan diperjuangkan secara berjenjang hingga ke pemerintah pusat.
Audiensi ini menegaskan kembali bahwa persoalan gaji guru dan dosen harus menjadi perhatian serius negara demi masa depan pendidikan Indonesia.










