- Aktivitas Galian C Dekat Asta Tinggi Tuai Sorotan Paguyuban Potra-Potre Madura: Kesakralan Rusak!
- GMNI Jatim Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Hak Politik Rakyat
- Retrebusi Pantai Slopeng Diduga Tak Sesuai Perda, Kepala Disbudporapar Angkat Bicara
- Ratusan Tambak Udang di Sumenep Belum Berizin, DPRD Dorong Penertiban
- Dana Insentif Guru Diduga Dipotong Oknum, DPRD Sumenep Minta Korban Segera Lapor
- Pesan Tahun Baru dr. Erliyati untuk Warga Sumenep: Jaga Kesehatan Sejak Dini
- PMII UNIBA Madura Tantang Disbudporapar Tindak Tegas News Year Party Tak Berizin
- Disdik Sumenep Tantang Sebut Oknum Jika Ada Pemotongan Insentif Guru
- Dugaan Pemotongan Dana Insentif Guru Non ASN Mencuat di Sumenep
- Awal Tahun, Doa dan Harapan Petani Sumenep untuk Hasil Lebih Baik
Megawati Merasa Prihatin Kondisi KPK: Presiden Harus Turun Tangan

Keterangan Gambar : Megawati menyampaikan orasi (dok: PDIP)
Bali, angkasatunews.com — Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan rasa prihatinnya terhadap kondisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini.
Ia menyayangkan situasi yang membuat Presiden Prabowo Subianto harus turun langsung menangani persoalan tersebut.
Meski tidak menjelaskan secara mendetail maksud pernyataannya, Megawati mengungkapkan hal itu setelah menyinggung bahwa Hasto Kristiyanto adalah salah satu figur yang mengalami perlakuan yang tidak adil.
Baca Lainnya :
- Hasto Kristiyanto Tinggalkan Rutan KPK, Siap Lapor ke Megawati0
- Presiden Prabowo Tetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Hari Libur Bersama Usai HUT ke-80 RI0
- Menkumham Umumkan Daftar Penerima Amnesti: Ada Hasto dan Yulius Paonganan0
- DPR Setujui Usulan Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto Kristiyanto di Masa Reses0
- KPK Rilis Data Resmi Kekayaan Prabowo-Gibran: Transparansi Awal Pemerintahan 2024–20290
"Saya merasa aneh loh, masa urusan begini saja Presiden harus turun tangan. Coba pikirkan," ujar Megawati saat menyampaikan pidato dalam Kongres ke-6 PDI Perjuangan di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu.
Megawati menegaskan dirinya cukup memahami dinamika yang terjadi di tubuh KPK, mengingat ia pernah menjabat sebagai Presiden dan juga merupakan sosok yang menggagas lahirnya lembaga antikorupsi tersebut.
Menurut Presiden ke-5 Republik Indonesia itu, prinsip keadilan yang sejati harus ditegakkan tanpa pandang bulu.
"Apakah kalian tidak punya anak-anak? Tidak punya saudara? Kalau diperlakukan seperti itu, lalu bagaimana, di mana kalian mencari keadilan yang hakiki?" kata Megawati.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto, yang sebelumnya disetujui oleh DPR RI.
Hasto merupakan terdakwa dalam perkara perintangan penyidikan dan suap yang ditangani KPK, dan telah dijatuhi hukuman 3,5 tahun penjara oleh pengadilan.
Setelah resmi bebas melalui pemberian amnesti pada Jumat malam (1/8), Hasto langsung hadir dalam Kongres PDIP yang digelar keesokan harinya di Bali.
Kehadiran Hasto menjadi momen emosional yang menggetarkan suasana kongres, hingga membuat Megawati tak kuasa menahan air mata.



.png)

_(1).png)




