- PT Galaksi Yakusa Pers Layangkan Surat Keberatan Terbuka kepada UNIBA, Soroti Pembatalan Musicvers 2
- Mitra MBG di Jatim Cemas Kebijakan Baru, Khawatir Operasional Dapur dan Nasib Pekerja Terganggu
- Evaluasi MBG hingga Koperasi Merah Putih, Ini Sikap Cipayung Plus Jatim
- PRNU Lenteng Barat Luncurkan Program Kambing Bergilir, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga NU
- BRI Sumenep Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Fraud, Tegaskan Kebijakan Zero Tolerance
- HIMA 2026 Perkenalkan Logo Baru, Gaungkan Semangat Generasi Emas
- Grafiti Bernada Protes Ekonomi Muncul di Malang, Sentil Mahalanya Harga Kebutuhan
- Khidmat untuk Umat, Program Rumah Yatim Ansor Lenteng Dipuji Kemenag Sumenep
- Skandal MBG Menggelinding, LSM Bidik Ingatkan Tak Ada Pejabat yang Kebal Hukum
- LSM Bidik Minta Kejagung dan KPK Turun Tangan, Periksa Dugaan Jual Beli Titik MBG di Madura
Film Indonesia Tampil di Ajang Tertua Dunia, Venice Film Festival 2025

Keterangan Gambar : Mentri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon bertemu dengan Direktur Venisia Alberto Barbera
Jakarta, Angkasatunews.com — Empat film Indonesia dijadwalkan tampil di ajang Festival Film Internasional Venesia 2025, yang akan berlangsung pada 27 Agustus hingga 6 September di Venesia, Italia.
Dalam siaran pers Kementerian Kebudayaan yang dirilis di Jakarta, Senin, disebutkan bahwa film yang akan mewakili Indonesia antara lain Monster Pabrik Rambut atau Sleep No More arahan sutradara Edwin, serta Pangku, debut penyutradaraan aktor Reza Rahadian.
Dua film lainnya yang turut dikirim yakni Para Perasuk atau Levitating, karya Wregas Bhanuteja, dan The Fox King, hasil kolaborasi antara produser Indonesia Yulia Evina Bhara dan produser Malaysia Edmund Yeo.
Baca Lainnya :
- iPhone 17 Air Bocor: Bodi Super Tipis, Baterai Cuma 2.800 mAh?0
- PPIH Saudi Terbitkan Surat Edaran Penggabungan Jamaah Haji Yang Terpisah0
- Dari Gong Keramaian: Manding Distrik Festifal 2025 Resmi Dibuka0
- Komdigi Blokir Enam Grup Facebook, Termasuk Grup ‘Fantasi Sedarah’0
- China Desak AS Hentikan Kebijakan Proteksionis terhadap Perusahaan Teknologi dan Sektor AI0
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa Indonesia siap berpartisipasi dalam berbagai festival film internasional, termasuk Venice International Film Festival—festival film tertua di dunia.
"Saya meyakini bahwa kehadiran film Indonesia di kancah internasional merupakan bentuk diplomasi budaya yang efektif dalam mengenalkan budaya dan identitas bangsa," ujarnya.
Dalam rangka memperkuat kerja sama global di sektor perfilman sekaligus meningkatkan visibilitas sinema Indonesia di tingkat dunia, Fadli Zon melakukan pertemuan dengan Direktur Artistik Venice Film Festival, Alberto Barbera.
Pertemuan tersebut juga dihadiri sineas ternama Garin Nugroho, dan membahas kesiapan Indonesia untuk ambil bagian dalam Festival Film Internasional Venesia 2025.
Fadli juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menyambut peluang kerja sama dengan pihak penyelenggara, termasuk kemungkinan menjadikan Indonesia sebagai negara fokus dalam Venice Bridge Financing Market pada Agustus 2025 mendatang.
"Kementerian Kebudayaan berkomitmen membangun kolaborasi jangka panjang dengan Venice Film Festival, serta membuka ruang kerja sama strategis guna memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui medium sinema," katanya.










