- PT Galaksi Yakusa Pers Layangkan Surat Keberatan Terbuka kepada UNIBA, Soroti Pembatalan Musicvers 2
- Mitra MBG di Jatim Cemas Kebijakan Baru, Khawatir Operasional Dapur dan Nasib Pekerja Terganggu
- Evaluasi MBG hingga Koperasi Merah Putih, Ini Sikap Cipayung Plus Jatim
- PRNU Lenteng Barat Luncurkan Program Kambing Bergilir, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga NU
- BRI Sumenep Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Fraud, Tegaskan Kebijakan Zero Tolerance
- HIMA 2026 Perkenalkan Logo Baru, Gaungkan Semangat Generasi Emas
- Grafiti Bernada Protes Ekonomi Muncul di Malang, Sentil Mahalanya Harga Kebutuhan
- Khidmat untuk Umat, Program Rumah Yatim Ansor Lenteng Dipuji Kemenag Sumenep
- Skandal MBG Menggelinding, LSM Bidik Ingatkan Tak Ada Pejabat yang Kebal Hukum
- LSM Bidik Minta Kejagung dan KPK Turun Tangan, Periksa Dugaan Jual Beli Titik MBG di Madura
Tantangan Terbuka Bagi DPRD Kab. Sumenep Dapil VIII, Ketum FORMAKA Beberkan Fakta Ini!

Keterangan Gambar : Ketua & anggota berfoto bersama (foto: istimewa)
Sumenep, Angkasatunews.com — Forum Mahasiswa Kangayan (FORMAKA) mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep pada Kamis, 08/05/2025.
Kedatangan mereka untuk memastikan secara lansung surat undangan yang ditujukan kepada para anggota DPRD Dapil VIII Kabupaten Sumenep benar-benar diterima dan tersampaikan.
Ketua Umum FORMAKA, Rifqy Qalib Mustafa menyampaikan, surat undangan tersebut bukan sekedar undangan biasa. “Ini adalah bentuk tantangan terbuka kepada Anggota DPRD Dapil VIII untuk hadir dalam acara Pelantikan & Focus Group Discussion (FGD) FORMAKA,”
Baca Lainnya :
- Konfercab PMII Sumenep Abaikan LPJ Ketua, Zaki Terpilih Mejadi Ketum PC PMII Sumenep0
- Audiensi FKP ke Kapolres Baru Sumenep, Bicara Soal Galian C Ilegal Hingga Peredaran Narkoba0
- Perkuat Literasi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Program BBS Sekolah0
- Moh Zaki Warnai Konfercab PMII Sumenep 0
- Pelabuhan Raas Sumenep Gelap Gulita, Penumpang Khawatir Barang Bawaannya Hilang0
Diketahui, Pelantikan dan FGD FORMAKA akan diselenggarakan pada tanggal 11/05/2025 mendatang. Acara tersebut mengangkat tema besar yang sangat fenomenal: “Fasilitas Krisis, Rakyat Kepulauan Menangis: Pemerintah Kemana?”
Rifky mengungkapkan, tema tersebut diambil dari realitas kenyataan hidup masyarakat kepulauan, khususnya masyarakat Kangayan—yang faktanya masih saja memikul beban masalah lama yang tak kunjung dituntuskan dan terus saja terpinggirkan.
Lebih lanjut ia menyampaikan keinginannya bersama anggota FORMAKA tidak ingin hanya bersuara. Mereka bermaksud membuka ruang dialog terbuka dengan wakil mereka agar jeritan masyarakat kangayaan tidak haya bergaung di ruangan hampa.
“Kami menantang: Hadirlah! Tunjukan bahwa telinga dan hati para legislator masih terhubung dengan denyut nadi rakyat yang kalian wakili,” pungkasnya. (Adit)










