- Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Menuai Sorotan Publik
- Momentum HPN, Kepala DKPP Sumenep Tekankan Peran Pers
- Momentum HPN, Direktur BPRS Sumenep Ungkap Pentingnya Peran Pers
- HPN 2026, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Peran Strategis Pers
- Hadiri RS BHC Run 2026, MH Said Abdullah Tegaskan Komitmen Dukung Kesehatan Publik
- DKPP Sumenep Dorong Konsumsi Pangan Lokal demi Gizi Masyarakat
- Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Sumenep Ingatkan Pentingnya Makan Sehat
- Aktivitas Galian C Dekat Asta Tinggi Tuai Sorotan Paguyuban Potra-Potre Madura: Kesakralan Rusak!
- GMNI Jatim Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Hak Politik Rakyat
- Retrebusi Pantai Slopeng Diduga Tak Sesuai Perda, Kepala Disbudporapar Angkat Bicara
Pengadaan Tablet DPRD Sumenep Disorot : Anggota Dewan Sudah Menerima Perangkat Baru?

Keterangan Gambar : M. Wakil, Sekretaris Umum PMII Komisariat PMII UNIBA
Sumenep, angkasatunews.com — Renca pengadaan Samsung Galaxy Tab S7 FE 5G di lingkungan DPRD Sumenep yang sebelumnya dibatalkan kembali menuai pertanyaan di masyarakat.
Pasalnya, rencana pengadaan yang dibiayai oleh APBD Sumenep sebesar 500 juta itu, diduga telah di distribusikan kepada beberapa Anggota Dewan.
Dilansir dari bangsapedia.com, salah satu Anggota Dewan yang enggan disebutkan namanya mengakui telah menerima tablet tersebut.
Baca Lainnya :
- Benefit Beasiswa: HIMAKSI UNIBA Madura Tantang Pelajar Akuntansi Se-Madura Di Lomba SBAC 20250
- Berapa Uang Pemkab Sumenep yang Diendapkan di Bank?0
- HIMAKSI UNIBA Madura Gelar Stadium General, Tekankan Profesional Auditor Di Era Digital0
- Pengurus PMII UNIBA Dilantik, Rektor: UNIBA Besar karena PMII0
- BEM-KM UNIBA Madura Bawa Tuntutan Isu Lokal Ke Nasional0
“Iya, saya menerima,” singkatnya saat dikonfirmasi kamis, (4/12/2025), dikutip dari bangsapedia.com.
Sementara itu, M. Wakil, Sekretaris Umum PMII Komisariat UNIBA Madura menyampaikan kritikan yang sangat tajam.
Ia menilai bahwa sejak awal pengadaan tablet merupakan manifestasi kecacatan kebijakan dan berpikir Sekretariat Dewan, yang diduga menjadi aktor utama dalam pengadaan ini.
Jika benar Anggota Dewan telah menerima tablet yang yang direncakan, ia tidak segan-segan akan menggruduk kantor DPRD Sumenep.
“Saat ini kami sudah mengantongi beberapa data,” ujarnya.
Selain itu, Samsung Galaxy Tab S7 FE 5G menurutnya sudah tidak lagi diproduksi di Indonesia.
“Lantas, apakah anggaran 500 juta layak dijadikan akomodasi pembelian barang, jika yang dibeli barang second atau lelang?,” tambahnya.
Dengan kejadian yang berdar, publik berharap ada transparansi pengadaan barang di lingkungan DPRD Sumenep.
Media ini sampai sekarang mencoba menghubungi Sekretaris DPRD Sumenep untuk dimintai keterangan. Namun karena keterbatasan akses informasi, media ini masih mencari kebenaran yang terjadi.










