- Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Menuai Sorotan Publik
- Momentum HPN, Kepala DKPP Sumenep Tekankan Peran Pers
- Momentum HPN, Direktur BPRS Sumenep Ungkap Pentingnya Peran Pers
- HPN 2026, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Peran Strategis Pers
- Hadiri RS BHC Run 2026, MH Said Abdullah Tegaskan Komitmen Dukung Kesehatan Publik
- DKPP Sumenep Dorong Konsumsi Pangan Lokal demi Gizi Masyarakat
- Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Sumenep Ingatkan Pentingnya Makan Sehat
- Aktivitas Galian C Dekat Asta Tinggi Tuai Sorotan Paguyuban Potra-Potre Madura: Kesakralan Rusak!
- GMNI Jatim Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Hak Politik Rakyat
- Retrebusi Pantai Slopeng Diduga Tak Sesuai Perda, Kepala Disbudporapar Angkat Bicara
Dana Banpol Baru Cair untuk 7 dari 10 Parpol di Sumenep

Keterangan Gambar : Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Achmad Dzulkarnain
Sumenep, angkasatunews.com — Penyaluran anggaran dana bantuan politik (banpol) di Kabupaten Sumenep belum sepenuhnya tersalurkan.
Dikutip dari Radar Madura.id, dari total 10 partai politik (parpol) penerima, baru tujuh yang telah mencairkan dana tersebut. Sementara tiga parpol lainnya belum dapat mencairkan karena masih terkendala kelengkapan syarat administrasi.
Besaran dana yang disalurkan ke masing-masing parpol tidak seragam. Jumlah nominal banpol bergantung pada perolehan suara pada pemilu terakhir. Setiap satu suara dihitung setara dengan alokasi anggaran sebesar Rp 3.000.
Baca Lainnya :
- Pemuda di Talango Tewas Diduga Tenggelam Usai Lompat dari Dermaga0
- SOeCI UNIBA Madura segera Dimulai, Ketua PMII UNIBA: SOeCI Bukan Seremoni, Tapi Tempaan Karakter0
- Kaesang Pangarep Resmi duduki Kursi Ketua Umum PSI Periode 2025-20300
- Taawun untuk Sumenep : IMM Sumenep Gelar Musycab ke-X0
- Ketua DPRD dan Wakil Ketua Bamus Sumenep Klarifikasi Soal Pemberitaan Pembahasan RAPBD 20260
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menyampaikan bahwa terdapat 10 parpol di Sumenep yang berhak menerima bantuan banpol. Parpol penerima adalah mereka yang memiliki perwakilan di kursi DPRD.
“Banpol ini diperuntukkan khusus bagi parpol yang memiliki kursi di dewan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari 10 partai tersebut, tujuh di antaranya telah menerima haknya. “Tiga partai yang belum mencairkan adalah Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PBB karena dokumen administrasinya belum lengkap,” jelas Dzulkarnain.
Dzulkarnain menambahkan, pihaknya saat ini terus melakukan komunikasi dengan ketiga parpol yang belum mencairkan. Hal ini dilakukan agar kekurangan berkas dapat segera dilengkapi, sehingga pencairan banpol bisa segera dilakukan.
“Sisanya masih dalam proses,” imbuhnya.
Sebagai informasi, dana bantuan politik ini diberikan kepada parpol yang memiliki kursi di DPRD Sumenep. Adapun parpol yang dimaksud meliputi PDIP, PKB, Partai Demokrat, PPP, Partai Nasdem, PAN, Partai Gerindra, PKS, Partai Hanura, dan PBB. *(aditya)










