- Khidmat untuk Umat, Program Rumah Yatim Ansor Lenteng Dipuji Kemenag Sumenep
- Skandal MBG Menggelinding, LSM Bidik Ingatkan Tak Ada Pejabat yang Kebal Hukum
- LSM Bidik Minta Kejagung dan KPK Turun Tangan, Periksa Dugaan Jual Beli Titik MBG di Madura
- GMNI Jatim : Pelemahan Rupiah Pertegas Pentingnya Kembali ke Jalan Berdikari Bung Karno
- Sempat Mengaku Tak Tahu, Pengelola SPPG Aeng Dake 2 Kini Sebut Keluhan Limbah Bohong
- Warga Pertanyakan Pengelolaan Limbah SPPG Al-Azhar Aeng Dake yang Menimbulkan Bau
- Merawat Api Perjuangan Sang Proklamator, Lenteng Bangun Sinergi Lintas Elemen
- Ketua PAC Lenteng : Semangat Pancasila Harus Hidup di Hati Milenial dan Gen Z
- Hari Lahir Pancasila, Direktur RSUD Sumenep Ajak Tenaga Kesehatan Perkuat Nilai Kemanusiaan
- Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa
Trump Pangkas Dana NASA, Upaya Pertahanan Bumi Terancam?

Keterangan Gambar : Presiden kembali membuat kebijakan kontroversial dengan memangkas anggaran NASA.
Jakarta, Angkasatunews.com — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali mengeluarkan kebijakan kontroversial dengan memangkas anggaran lembaga antariksa NASA. Para anggota DPR AS mengkhawatirkan ancaman asteroid tak dapat diantisipasi akibat keterbatasan dana.
Mengutip laporan *Space*, Sabtu (24/5/2025), NASA memiliki tim khusus bernama Near-Earth Object (NEO) Surveyor yang bertugas memantau asteroid yang berpotensi menabrak Bumi dan menyusun strategi mitigasi.
Namun, tim ini terancam karena Trump memangkas anggaran NASA sebesar 25% mulai tahun fiskal mendatang. Bahkan, pemangkasan bisa mencapai 47%, mencakup juga proyek pertahanan Bumi dari ancaman luar angkasa.
Baca Lainnya :
- Trump Larang Universitas di AS Terima Mahasiswa Asing, Harvard Jadi Sasaran Utama0
- iPhone 17 Air Bocor: Bodi Super Tipis, Baterai Cuma 2.800 mAh?0
- Komdigi Blokir Enam Grup Facebook, Termasuk Grup ‘Fantasi Sedarah’0
- China Desak AS Hentikan Kebijakan Proteksionis terhadap Perusahaan Teknologi dan Sektor AI0
- Komdigi Tegaskan Peraturan Layanan Pos Digital Tak Sentuh Gratis Ongkir E-Commerc0
Komisi Antariksa, Sains, dan Teknologi DPR AS menyatakan bahwa rencana pengurangan anggaran dari Gedung Putih ini merupakan pemangkasan terbesar sepanjang sejarah NASA. Jika dilaksanakan, upaya NASA dikhawatirkan menjadi tidak efektif.
"Langkah ini mengancam keamanan nasional dan ekonomi, menyerahkan dominasi luar angkasa serta kepemimpinan Amerika kepada para pesaing kita, dan melemahkan daya saing kita di tingkat global," ujar anggota DPR Valerie Foushee.
Sebagai informasi, NEO Surveyor adalah teleskop luar angkasa yang dirancang untuk mendeteksi asteroid berbahaya bagi Bumi.
Alat ini merupakan bagian dari sistem pertahanan planet yang mencakup misi Double Asteroid Redirection Test (DART).
DART merupakan strategi pengalihan jalur asteroid dengan cara menabrakkan pesawat luar angkasa ke asteroid tersebut. Tujuannya adalah untuk mengubah lintasan asteroid agar tidak menghantam Bumi.










