- Sentuhan Kepedulian PAC PDI-P Lenteng untuk Anak Yatim
- Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim Peringati Nuzulul Quran di Lenteng Barat
- Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim di Lenteng Barat, Sulahuddin: Pemuda Harus Terus Bergerak
- Turba PAC PDI Perjuangan Lenteng, salurkan Sembako Kepada Janda dan Ibu Rumah Tangga
- PAC PDIP Rubaru Hadirkan 2.500 Paket Sembako untuk Warga, Dukungan MH Said Abdullah Nyata
- Ribuan Paket Sembako Disalurkan PAC PDIP Guluk-guluk, Untuk Warga Kurang Mampu
- PAC PDI Perjuangan Dasuk Bagikan 2.500 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu
- Sinergi untuk Gizi, Dapur Melati Daramista Resmi Diluncurkan
- Megawati Datang, Kapten Red Sparks Hengkang di Bursa Transfer Liga Voli Korea
- KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Diamankan Bersama Sejumlah Orang
Koalisi Rakyat Melawan (Koramel) Lakukan Aksi Demo Di Depan Kantor Bawaslu Sumenep

Keterangan Gambar : Suasana demo Koramel di depan kantor Bawaslu Sumenep
Sumenep, Angkasatunews.com - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Melawan (Koramel) melakukan aksi demo besar-besaran di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawslu) Sumenep, pada Kamis, (05/12/2024).
Koalisi yang terdiri dari Masyarakat, Mahasiswa, LSM, Aktivis pro-Demokrasi, dan Aktivis perempuan menyuarakan kekecewaannya terhadap Pilkada Kab. Sumenep 2024. Mereka menyuarakan bahwa pilkada tersebut penuh dengan kecurangan.
Sulaisi Abdurrazaq, kordinator aksi demo (Koramel), dalam orasinya dengan tegas mengatakan bahwa demokrasi di Kabupaten Sumenep tengah berada dalam kondisi darurat.
Baca Lainnya :
- Dari Demokrasi ke Datakrasi0
- Pemilih Coblos Lebih Satu Kali, KPU Sumenep Terima Surat Rekomendasi PSU dari Bawaslu0
- Civil Society vs Oligarki: Pilkada Sumekar dan Restorasi Demokrasi0
- Tes Semi Final Duta Batik Madura 2024 Sukses Digelar0
- Pengelolaan Portal Parkir Pasar Anom Amburadul, BMPS Audiensi ke DKUPP0
“Kami juga melihat banyak praktik curang yang terjadi. Tentu hal itu sangat merugikan pada salah satu paslon. Maka dari itu demokrasi di Sumenep harus segera diselamatkan,” tegas Sulaisi di hadapan ribuan demonstran.
Praktisi hukum yang biasa dipanggil Sulaisi itu mengkritik kinerja Bawaslu Sumenep yang dinilai lalai dalam mengawasi jalannya Pilkada Sumenep 2024.
“Dengan anggaran sebesar itu, kecurangan harusnya tidak terjadi,” ucap Sulaisi.
Dalam aksi tersebut, Koramel menyampaikan beberapa tuntutan, salah satunya mendesak Bawaslu untuk mendiskualifikasi Paslon 02, yaitu Ahmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim (FAHAM), yang mereka tuding terlibat kecurangan. Selain itu mereka juga meminta tindakan hukum terhadap Kapala Desa yang telah menjadi timses (Tim Sukses) untuk paslon 02.
Aksi demo Koalisi Rakyat Melawan (Koramel) tersebut berlangsung damai dengan di jaga ketat oleh aparat kepolisian. Diketahui, Sampai larut malam, masa mendirikan tenda dan terus menyuarakan aspirasi di depan kantor Bawaslu Sumenep. *(adm/adt).










